087 865 507 155
info.jabalhikmah@gmail.com
Sakra, Lombok Timur, NTB 83671
blog-img
27/09/2020

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG NYERI HAID

R.H.D | Kesehatan

Assalamualaikum teman-teman semua. Apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat selalu. Stay safe and stay healthy yaa.

Nah! Di kesempatan kali ini kita akan membahas sesuatu yang wajib banget di ketahui perempuan. Terutama buat temen-temen yang sering mengalami masalah nyeri saat menstruasi. Nyeri haid dalam istilah medis di kenal dengan “Dismenorea”.

Ternyata nyeri haid ini dibedakan berdasarkan ada tidaknya kelainan loh guys.

Oke jadi nyeri haid atau Dismenorea ini  di bagi 2 yaitu Dismenorea primer dan Dismenorea sekunder.

Dismenorea primer atau di kenal dengan nyeri haid tiba-tiba, merupakan nyeri yang terjadi tanpa adanya kelainan ginekologik (berkaitan dengan reproduksi wanita) yang nyata. Rasa nyeri ini timbul sebelum atau bersamaan dengan menstruasi dan berlangsung dalam beberapa jam. Rasa nyeri ini utamanya dapat dirasakan pada bagian bawah perut dan sering menjalar ke bagian dalam paha. Dismenorea primer hampir selalu hilang dengan sendirinya setelah seseorang wanita berusia 25-30 tahun dan biasanya berada pada puncak usia 15-20 tahun.

Perubahan-perubahan kegiatan fisik, pola hidup maupun kurangnya bergerak dapat berpengaruh terhadap terjadinya dismenorea primer. Jadi selama masa haid bukan berarti kita malas-malasan dan cuma rebahan aja ya guys, kita tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti bersih-bersih rumah  dan lainnya asal jangan sampai keletihan yang berlebihan.

 

Nah yang keduan adalah Dismenorea sekunder, Dismenorea sekunder ini merupakan nyeri menstruasi oleh penyakit, gangguan atau kelainan di dalam maupun di luar Rahim. (Nah Loh!) nyeri haid ini  biasanya di temukan pada wanita yang berusia  sekitar 35 tahun ke atas dan jarang di temukan pada wanita di bawah 30 tahun. Biasanya beban psikologis yang berat dapat mendasari terjadinya Dismenora sekunder ini. 

Kebanyakan juga terjadi pada wanita yang secara alami berpembawaan tegang, gelisah atau cemas terkadang juga berkaitan dengan nyeri, ngilu, sakit punggung dan kelainan pinggul secara umum. Rasa sakit pada pinggul terjadi 2-3 hari sebelum masa menstruasi dan akan berhenti juga ketika masa mesntruasi sudah usai.

Nah sebagai gambaran besarnya, ini beberapa nama kelainan dismenorea sekunder, kalian bisa  searching untuk mencari tau lebih lanjut. Berikut seperti endometriosis dan adenomiosis, penyakit radang panggul dan polip endometrium.

 

Oke guys, that’s All buat ilmu kali ini. Semoga bermanfaat. Next kita bakal membahas tentang cara menangani nyeri pada menstruasi, InsyaAllah yaa Hehe. Semoga kita semua dalam keadaan sehat. Salam cinta buat yang kalian yang baca. wkwk (RHD)

 

Sumber :

https://www.academia.edu/10801066/Dismenorea

Bagikan Ke:

Populer