087 865 507 155
info.jabalhikmah@gmail.com
Sakra, Lombok Timur, NTB 83671
blog-img
14/09/2020

Mensyukuri Nikmat Sehat

R.H.D | Kajian Keislaman

Kesehatan merupakan nikmat Allah yang paling utama yang telah diberikan kepada para hambanya-Nya. Dalam sebuah hadits di riwayatkan yang artinya :

“barang siapa di antara kalian yang memasuki pagi hari dalam kondisi aman padi diri dan keluarganya, sehat tubuhnya, memiliki makanan pada hari itu, maka dunia ini seolah-olah dikumpulkan kepadanya” (Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan ia menghasankannya, kitab Az-Zuhd,bab no. 34,IV:574)

Agar seseorang dapat mengetahui nilai kesehatan, maka hendaklah ia memilih kondisi orang-orang yang sakit, karena segala sesuatu itu dapat di bedakan dengan kebalikannya. Dalam sebuah kata hikmah di sebutkan, “ kesehatan adalah mahkota yang di sematkan di kepala orang-orang yang sehat dan tidak akan mampu dilihat, kecuali orang-orang yang tengah mengalami sakit”

Mungkin, kita bisa mengetahui betapa besar nilai nikmat sehat ini melalui petunjuk Nabi Muhammad SAW. yang senatiasa meminta kesehatan kepada Allah. Telah diriwayatkan bahwasannya seringkali ketika beliau bangkit dari duduk, maka beliau berdo’a dengan doa-doa tertentu. Di antaranya do’a yang beliau panjatkan yang artinya

“ Ya Allah, hiasilah kami dengan pendengaran, penglihatan dan kekuatan kami selagi kami masih hidup dan, jadikanlah kami pewarisnya”

Makna sabda nabi Muhammad SAW. “ jadikanlah kami pewarisnya” adalah jadikanlah kenyamanan kami dalam menikmati nikmat-nikmat tersebut terus menyertai kami hingga kami meninggal. Sehingga, kenikmatan-kenikmatan tersebut senantiasa bersama kami, seakan-akan kami mewarisinya dan kami tidak kehilangan sedikit pun darinya selama kami hidup sehingga seakan-akan kami adalah ahli warisnya.

Di antara doa NAbi Muhammad SAW. Yang telah di riwayatkan dari beliau, bahwasannya beliau senantiasa mengulang-ulang do’a berikut ini pada waktu pagi dan sore hari yang artinya :

“ya Allah, selamatkan aku ( dari bencana dan penyakit) di tubuhku. Ya Allah, selamatkan aku ( dari bencana dan penyakit) pada pendengaranku. Ya Allah, selamatakn aku ( dari bencana dan penyakit) pada penglihatanku”

Bila kesehatan adalah nikmat yang begitu sangat besar, sebagaimana yang kita pahami dari penjelasan sebelumnya, maka sunnah telah mengajarkan kepada kita bahwa kita akan dihisab berkaitan dengan nikmat tersebut. Oleh karenaya. Salah satu kewajiban kita adalah menjaga dan memanfaatkan kesehatan tersebut untuk hal-hal yang dapat mendatangkan manfaat bagi kita, baik dari aspek agama maupun dunia. Kita mestinya tidak menggunakannya dalam hal-hal yang dapat mendatangkan mudharat dan keburukannya.

Salah satu faktor yang dapat membantu mendatangkan keselamatan tubuh dengan menjaganya. serta menikmati kesehatan dan kekuatan adalah memenuhi hak tubuh dengan tidur tanpa berlebihan atau sebaliknya. Inilah yang di tekankan oleh para ahli medis dan di kuatkan dengan realitas yang ada.

Dalam buku Al-haqa’iquth thibbiyah fil islam” disebutkan sebgai berikut “ Manusia harus tidur agar otak beristirahat, saraf menjadi tenang, dan ketegangan otot berkurang. Denga demikian, pinggang, hati, paru-paru, dan seluruh anggota tubuh akan merasa nyaman”.

Dengan istirahat yang cukup, sesorang dapat terhindar dari berbagai gangguan yang menyerang tubuh, jiwa, dan pikiran. (An Nur)

Bagikan Ke:

Populer